Lakukan Cara Ini agar Karir Anda Cemerlang di Usia Muda

karir cemerlang, karyawan sukses, eksekutif muda, cara sukses di usia muda

Sukses di usia muda bukan hanya milik pengusaha dan pialang. Seorang karyawan pun bisa meraih sukses jika ia berhasil menemukan jalan karir yang cemerlang hingga mengantarkannya menjadi seorang eksekutif muda.

Memang banyak karyawan yang perjalanan karirnya biasa-biasa saja. Hanya massa kerja yang dapat menaikkan gajinya. Dari muda hingga menjelang pensiun kehidupannya begitu-begitu saja. Karyawan-karyawan seperti inilah yang membuat sebagian orang enggan menjadi karyawan.

Tetapi jika Anda menginginkan kehidupan yang lebih baik, menikmati pekerjaan layaknya hobi, serta menerima penghasilan yang melebihi kebutuhan, maka wajib hukumnya Anda melakukan cara-cara berikut ini.

Mencari Kepuasan Kerja

Tidak bisa dipungkiri, di mana-mana orang bekerja itu mencari uang. Padahal yang namanya bekerja itu sudah pasti dapat uang. Ini otomatis. Jika kita bekerja tetapi tidak mendapat uang, itu namanya kerja bakti.

Oleh karena itu, mumpung masih muda, mumpung belum banyak tanggungan, belajarlah menghilangkan mindset (cara pandang) bekerja mencari uang. Kemudian tanamkan mindset bekerja mencari kepuasan. Lantas, apa bedanya bekerja untuk mencari uang dan mencari kepuasan.

Ciri-ciri Karyawan yang Bekerja Hanya untuk Mencari Uang

Karyawan yang orientasi kerjanya hanya untuk mencari uang bisa diperhatikan melalui ciri-ciri berikut ini:
  • selalu memperhatikan jam tangan atau jam dinding ketika bekerja, terutama menjelang jam pulang,
  • selalu ingat tanggal muda dan tanggal tua,
  • serius bekerja ketika ada bos tetapi malas bekerja bahkan tidak melakukan apa-apa ketika tidak ada bos,
  • memanfaatkan waktu luang (pada jam kerja) dengan ngobrol, bermain catur, game, membuka jaringan media sosial, tanpa menyentuh dan memikirkan pekerjaannya.

Ciri-ciri Karyawan yang Bekerja untuk Mencari Kepuasan Kerja


Ciri-ciri Karyawan yang Bekerja untuk Mencari Kepuasan Kerja, rajin bekerja

Adapun karyawan yang orientasi kerjanya untuk mencari kepuasan bisa dikenali melalui ciri-ciri berikut ini:
  • saking asyiknya bekerja, tak terasa sudah waktunya pulang,
  • saking nikmatnya bekerja, tak terduga sudah gajian lagi, 
  • mempunyai irama kerja yang dinamis tak peduli ada kehadiran si bos atau tidak,
  • memanfaatkan waktu luang pada jam kerja dengan menambah wawasan tentang dunia kerjanya, adapun ngobrol, main game, dan membuka jaringan media sosial dilakukan pada jam istirahat.

Menyisihkan 1% Gaji untuk Membesarkan Perusahaan

Banyak orang mencibir, mengapa kita harus capek-capek membesarkan perusahaan orang lain? Kalau memang Anda mempunyai jiwa pengusaha, memang sebaiknya resign (mengundurkan diri) dan membangun perusahaan sendiri. Tetapi jika Anda ingin meniti karir sebagai eksekutif muda, sebaiknya Anda mengingat hal-hal berikut ini:

Mencari Pekerjaan itu Tidak Mudah

Betapa banyak tenaga kerja yang belum mendapatkan pekerjaan dan mengalami pemutusan hubungan kerja. Betapa banyak pelamar pekerjaan yang sedang menanti panggilan tes kerja. Betapa banyak calon pekerja yang sedang berjuang menjalani berbagai macam tes kerja.

Beruntunglah jika Anda sudah mendapatkan pekerjaan. Pertahankan pekerjaan Anda. Jika perlu, lakukan sesuatu yang berarti. Keberadaan Anda harus diperhitungkan. Keberadaan Anda harus bisa memberi warna. 




Tidak semua Orang Mendapat Kesempatan yang Sama

Jika Anda mempunyai kemauan untuk membesarkan perusahaan di mana Anda bekerja, berarti Anda sedang mendapatkan kesempatan membuka jalan karir Anda. Karena tidak semua orang mempunyai keinginan seperti itu.

Sejatinya setiap karyawan mempunyai keinginan mendapatkan karir yang cemerlang. Tetapi tidak semuanya mempunyai kemauan. Ingat, tidak mempunyai kemauan berarti tidak mau membuka kesempatan.

Setiap Kebaikan akan Membuahkan Hasil

Apa salahnya jika kita membesarkan perusahaan orang lain? Apa salahnya jika kita membuat kaya orang lain? Kalau perusahaan tersebut maju karena keberadaan kita, apakah pemilik perusahaan akan melihat sebelah mata?

Tentu tidak. Jika perusahaan maju, tentu kesejahteraan karyawan semakin terjamin. Jika pemilik perusahaan semakin kaya dan karyawan semakin sejahtera karena keberadaan kita, betapa banyak buah yang dihasilkan dari kebaikan yang kita tanam?

Ingat, setiap kebaikan, sekecil apapun, pasti akan menuai hasil. Tidak ada kebaikan yang sia-sia yang kita lakukan sekarang. Suatu saat pasti akan berbuah.
"Barang siapa yang mengerjakan kebaikan walau sebesar zarah, niscaya dia akan melihat hasilnya." (QS. Al-Zalzalah: 7)

Ungkapan Rasa Syukur

Ketika kita mendapatkan pekerjaan, kita akan mendapat penghasilan berupa gaji, tunjangan, dan lain-lain. Penghasilan tersebut kita gunakan untuk menafkahi keluarga. Itu rezeki kita. Maka sudah seyogyanya kita bersyukur kepada Allah. Sudah selayaknya pula kita berterima kasih kepada perusahaan di mana kita bekerja.

Ungkapan rasa syukur tersebut di antaranya bisa diwujudkan dengan cara ikut membesarkan perusahaan. Ikut serta memperjuangkan kemajuan perusahaan.

Jangan berpikiran sempit begini, "Kita digaji kan karena perusahaan memperkerjakan kita. Jadi impas kan!" Jika pikiran itu melekat pada diri Anda maka selamanya penghasilan Anda hanya diperoleh dari gaji. Kenaikan gaji Anda hanya karena kenaikan UMR.

Sangat jauh berbeda dengan penghasilan karyawan yang berprestasi di perusahaan. Kenaikan penghasilannya bisa 2 - 10 kali lipat. Bahkan lebih.
"Jika kamu bersyukur (atas nikmat-Ku), niscaya Aku akan menambah nikmat itu kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkarinya, sesungguhnya adzab-Ku teramat pedih." [QS. Ibrahim: 7)

Lantas, untuk apa menyisihkan 1% gaji?

Misalkan gaji Anda saat ini Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) per bulan. Satu persen dari gaji tersebut hanya Rp50.000,00 (lima puluh ribu rupiah). Gunakan uang Rp50.000,00 tersebut untuk menambah wawasan tentang dunia pekerjaan yang sedang Anda tekuni. Misalkan digunakan untuk membeli buku tentang bidang usaha perusahaan tempat Anda bekerja. Jika tidak cukup, akumulasikan dengan 1% gaji bulan berikutnya.

Mencari ide-ide cemerlang untuk membesarkan perusahaan

Dengan cara ini, wawasan tentang dunia pekerjaan yang Anda tekuni semakin luas. Anda lebih memahami dan menguasai bidang usaha perusahaan tempat Anda bekerja. Dengan demikian, Anda akan banyak mendapat ide-ide cemerlang untuk memajukan dan membesarkan perusahaan.

Yakinlah, 2 - 3 tahun mendatang, karir Anda akan melesat jauh meninggalkan rekan-rekan kerja Anda yang lain.

Demikian, kiat sukses agar karir cemerlang di usia muda. Semoga bermanfaat dan menambah motivasi kerja kita.

Comments

Popular Posts