Kisah Perjuangan Colonel Sanders, Pendiri KFC

Kisah Perjuangan Colonel Sanders, Pendiri KFC, Harland David Sanders, ayam goreng cepat saji

Mengapa pada logo KFC terdapat gambar orang tua? Mengapa bukan gambar wanita cantik saja supaya mempunyai daya tarik? Atau gambar ayam goreng yang dapat menggoda selera?

Gambar orang tua pada logo KFC tersebut adalah Colonel Sanders, sosok yang sukses mendirikan restoran ayam goreng cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) ketika usianya sudah senja, 65 tahun. Kini, hasil jerih payahnya telah merambah hampir ke 120 negara di dunia.

Latar Belakang Keluarga

Colonel Sanders terlahir dengan nama Harland David Sanders pada tanggal 9 September 1890 di Henryville, Monroe Township, Indiana, Amerika Serikat. Ia terlahir dari seorang ayah yang bernama Wilbur David Sanders dan ibu bernama Margaret Ann Sanders.

Harland Sanders adalah anak tertua dari tiga bersaudara. Kedua orang tuanya termasuk keluarga sederhana yang miskin.

Ketika usia Harland Sanders menginjak enam tahun, ayahnya meninggal dunia. Kondisi ini mengharuskan ibunya menjadi tulang punggung keluarga. Sementara itu, Harland Sanders menggantikan posisi ibunya, yaitu memasak dan menjaga kedua adiknya.

Sudah Bekerja Sejak Kecil

Pada umur tujuh tahun, Sanders sudah pandai memasak. Namanya mulai masyhur sebagai koki cilik yang handal. Ia sempat dipercaya menjadi juru masak di berbagai tempat.

Umur sepuluh tahun, Sanders memperoleh pekerjaan pertamanya sebagai buruh di bidang pertanian. Gaji yang ia terima waktu itu adalah $2 per bulan.

Karena tidak puas, Sanders sering berganti-ganti pekerjaan. Ia pernah menjadi kuli dengan gaji 16 sen dolar per hari. Kemudian saat usianya 15 tahun, ia menjadi juru parkir di New Albany, Indiana.

Jatuh Bangun Meniti Karir

Pada tahun 1906, saat usianya 16 tahun, ia diterima menjadi tentara Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army). Kemudian ia dikirim ke Kuba. Di Kuba Sanders hanya bertugas beberapa bulan kemudian ia dipecat dengan hormat karena kedapatan ia memalsukan tanggal kelahirannya.

Terus pangkat 'colonel' yang ia sandang berasal dari mana? Silakan lanjutkan membaca.

Akhirnya ia kembali menjadi buruh tani hanya sekadar menyambung hidup. Kemudian berganti pekerjaan menjadi kondektur dan bekerja di sejumlah perusahaan kereta.

Tak ada satu pun pekerjaan yang membuatnya puas. Sanders mulai melirik dunia hukum. Kemudian ia belajar hukum melalui korespondensi. Hingga akhirnya ia mendapat kesempatan menjadi asisten hakim di Pengadilan Arkansas. Namun sayang, ia berkelahi dengan klien dalam ruang sidang. Tamatlah karirnya di bidang hukum.

Sanders bangkit lagi. Ia berjualan ban mobil, menjadi sales asuransi, mengemudikan kapal feri di sungai Ohio antara Kentucky dan Indiana. Bahkan ia juga pernah menjadi bidan persalinan di kota Corbin, Kentucky.

"Waktu itu tidak ada orang lain yang berani melakukannya. Para suami tidak ada yang mampu membayar dokter ketika istrinya hendak melahirkan." kata Sanders dalam otobiografinya.

Mulai Merintis Usaha Kuliner




Dengan modal yang ada dan pinjaman dari bank, Sanders mendirikan pom bensin di kota Corbin, Kentucky. Di sinilah ia mendapat inspirasi untuk menyajikan hidangan cepat saji bagi pengemudi truk dan pedagang asongan.

Suatu hari, seorang pedagang asongan mengatakan bahwa di kota Kentucky ini tidak restoran yang bagus yang membuat siapa pun bisa makan di dalamnya dengan nyaman.

Mendengar ucapan pedagang asongan tersebut, benak Sanders langsung bergejolak dan berkeinginan untuk mendirikan sebuah rumah makan. Ia yakin masakannya nanti akan disukai banyak orang karena sejak kecil ia sudah pandai memasak.

Awalnya, Sanders hanya menggunakan meja makan keluarga tempat untuk menikmati hidangannya. Waktu itu masih belum ada menu ayam goreng. Ia hanya menjual ham dan stik. Setelah terkenal, ia membuka Sanders' Cafe di seberang jalan dan mulai menjual ayam goreng.

Pada tahun 1930, usaha rumah makan Sanders mulai berkembang. Rumah makan tersebut sudah mampu menampung 142 orang. Namun Sanders tidak puas begitu saja. Ia kemudian mengikuti pelatihan tentang manajemen rumah makan dan hotel selama dua bulan di Universitas Cornell.

Pada tahun 1935, penilai makanan Duncan Hines memasukkan Sanders' Cafe dalam panduan makanan jalanan. Kemudian pada tahun 1939, saat usianya hampir 50 tahun, Sanders menggunakan pressure cooker atau wajan bertekanan. Pressure cooker ini dapat menghasilkan ayam goreng lezat dan segar hanya dalam waktu 10 detik.

Di tahun ini pula ia menemukan resep ayam goreng spesial. Resep tersebut diracik dari 11 bumbu rempah yang sangat dirahasiakan yang kelak dikenal dengan istilah "Sebelas bumbu rahasia KFC".

Colonel adalah Gelar Kehormatan

Pada tahun 1935, gubernur Kentucky, Rubby Leffoon, menerbitkan dekrit seremonial yang mengangkat Sanders sebagai kolonel kehormatan karena termasuk orang yang sukses di wilayah Kentucky. Namun Sanders tidak begitu mempedulikannya. Baru setelah penganugerahan yang kedua pada 1949, saat usianya 59, Sanders menerima gelar.

Sejak saat itu, nama 'Colonel' selalu ia sandingkan di samping namanya, Colonel Harland Sanders. Nama 'colonel' juga selalu ia gunakan dalam setiap tanda tangannya.

Tanda tangan Colonel Harland Sanders

Sejak saat itu pula, Sanders menumbuhkan kumis dan jenggot yang dipadukan dengan jas hitam dan dasi kupu-kupu. Tak lama kemudian ia selalu mengenakan jas putih untuk menyamarkan noda tepung. Kumis dan jenggotnya pun ia warnai putih agar sepadan dengan warna rambutnya.

Terpaksa Menjual Sanders' Cafe

Pada tahun 1953, Sanders' Cafe ditawar orang dengan harga $164.000. Meski jumlah tersebut sangat menggiurkan, namun Sanders menolaknya.

Selang beberapa tahun, tata letak kota Kentucky mengalami perubahan. Perubahan tersebut mengakibatkan Sanders' Cafe tidak lagi strategis dan kurang menarik pengunjung. Terpaksa Sanders menjual kafe tersebut dengan harga yang sangat murah, hanya $75.000. Jumlah tersebut belum cukup untuk melunasi hutang-hutangnya.

Mencoba Menawarkan Resep Ayam Goreng ke Berbagai Restoran

Kini hidup Sanders hanya bergantung dari uang jaminan hari tua Social Security. Nilai jaminan sosial dari miliknya dan milik istrinya hanya $105 per bulan.

Sanders ingin bangkit lagi meski saat itu umurnya sudah 62 tahun. Tetapi tidak ingin menghidupkan kembali rumah makannya. Ia mencoba menawarkan resep ayam gorengnya ke berbagai restoran.

Dengan menggunakan mobil Ford keluaran 1946 miliknya yang tersisa, Sanders berkeliling ke berbagai negara bagian Amerika Serikat untuk menawarkan resep ayam gorengnya. Ia sering tidur di mobil untuk menghindari biaya hotel. Pagi-pagi sudah bangun untuk menawarkan resepnya ke restoran yang lain.

Waralaba Pertama di Negara Bagian Utah

Setelah beberapa kali ditolak dan ditertawakan oleh berbagai restoran, secara tak terduga, sebuah restoran di Salt Lake City, negara bagian Utah, tertarik dengan ayam goreng Sanders. Ternyata restoran tersebut milik teman Sanders sendiri yang bernama Pete Harman.

Pete Harman menawarkan kerja sama dengan sistem waralaba. Pete Harman juga yang menggagas nama Kentucky Fried Chicken (KFC).

Tak disangka, ayam gorengnya sangat digemari di kota tersebut. Kondisi positif inilah yang membuat lebih bersemangat untuk menawarkan waralabanya ke restoran yang lain.

Ketika usianya menginjak 70 tahun, jumlah waralabanya sudah mencapai 200 tempat di dua negara, Amerika Serikat dan Kanada. Sanders memutuskan berhenti berkeliling menawarkan waralabanya. Di samping waralabanya sudah berkembang dengan sendirinya, Sanders pun mulai disibukkan menerima tamu yang datang ke rumahnya untuk berkonsultasi.

Yang perlu dicatat, Sanders mengalami 1009 kali penolakan ketika menawarkan resep ayam gorengnya.

Akhir Hayat Colonel Harland Sanders

Salah satu outlet Kentucky Fried Chicken (KFC)

Pada tahun 1963, jumlah franchise (waralaba) KFC sudah mencapai 600 tempat. Jumlah tersebut terlalu besar untuk dikelola sendiri oleh Sanders. Akhirnya ia memutuskan untuk menjual bisnis franchise KFC kepada John Brown Junior dan seorang milyuner Jack Mass seharga satu juta dolar.

Dari penjualan tersebut, Sanders masih mendapat royalti seumur hidup sebesar $40.000 per bulan yang kemudian naik menjadi $75.000. Royalti tersebut sebagai ganti peranannya sebagai konsultan, iklan yang telah ia publikasikan, dan jabatan sebagai direktur utama perusahaan.

Akhirnya, Harland Sanders meninggal dunia pada tanggal 16 Desember 1980 di usia 90 tahun. Ia dimakamkan di Louisville, Kentucky.

Kini, bisnis franchise KFC yang dulu dirintisnya telah mencapai 18.000 outlet yang tersebar lebih dari 120 negara.

"Jangan menyesal jika Anda dilahirkan dalam keadaan miskin. Tetapi, perjuangkan agar Anda mati dalam keadaan kaya"

Demikian kisah perjuangan Colonel Harland Sanders dalam mengembangkan bisnis waralaba KFC. Semoga dapat meningkatkan semangat kerja kita.

Comments

Popular Posts